My Status

Kiki Maulana

Unlock the Galaxy

I just got my new number…. but wait, the network company  gave me a brand new cellphone.
Well,  I guess this is my lucky day. But wait, it seems that the company wants to do some trick to me.

They are sure that, the cellphone that they gave to me won’t be able to be used in any network. And guess what?? They are wrong.

All I need is Google.. yes, Google has led me to the possibility of unlocking.

OK, I’ll give you a brief description about how to unlock the Samsung Galaxy S – GTI9000, locked by Three/Vodafone Australia network.

1. The first thing you have to do is  ”root the phone”. All Android devices have super-admin user, which is locked by the manufacturers.
Thanks to xda-developers.com that provides everything you need to customize the phone.
The instruction can be found here

You need the “Odin” program. download it here. Choose version 1.3

For some reasons, you need to be a member in these forums.

2. Get the application unlock tools here

That’s it. Now you have the unlock Samsung Galaxy S. You can swap the SIM, you can flash some cool ROM, or maybe you want some tweaks to your mobile?? It’s up to you :)

Keberangkatan

Tahap Persiapan Keberangkatan (Total Biaya Pribadi : $4000 – $5500)

Finaly, yang ditunggu-tunggu tiba…. Klo yang pernah ke luar negeri mungkin gak terlalu repot, klo yang belum??? Ini nih yang harus disiapin.

1. Visa

Klo emang mau bawa keluarga, bikin visa sih sekalian aja walaupun berangkatnya gak barangan, soalnya klo gak barengan, anggota keluarga yang lain dihitung dua kali. Biaya pembuatan visa untuk satu orang ke Australia sekitar $500, klo keluarga Cuma $580an, soalnya istri + anak dianggap sebagai tanggungan suami. Tapi klo bikin sendiri, maka istri dianggap individu sendiri, dan anak dianggap tanggungan istri. Jadi klo sekaligus paling abis $580, tapi klo sendiri-sendiri, bisa abis sekitar $1100.
Yang perlu diketahui tentang Visa, Anda harus bisa menunjukkan rekening Anda. Jika Anda ingin membawa Istri+ satu orang anak, maka Anda harus menunjukkan saldo di rekening Anda minimal sebesar $12,000. Dana tersebut harus sudah mengendap minimal 3 bulan sebelum pengajuan Visa.

2. Tuition Fees

Pastikan dana Tuition Fee bisa tersedia sebelum berangkat. Bisa dana talangan dari kampus, atau ada surat pernyataan dari pemberi beasiswa.

3. OSHC (Overseas Health Care) / Asuransi Kesehatan

Asuransi tuh wajib. Biaya asuransi satu orang selama 4 tahun untuk tahun 2011 adalah $1650, untuk keluarga $3300. Nah yang ditanggung sama beasiswa tuh cuma yang mau sekolahnya aja, otomatis anggota keluarga ya tanggungan sendiri… Berarti Anda harus mengeluarkan $1650 sebelum bisa berangkat kesana.

4. Tiket

Tiket pesawat merupakan jajan yang mahal. Tiket penerbangan ke Australia berkisar $300-$600 sekali jalan untuk dewasa. Anak-anak sih katanya lebih murah, tapi ternyata sama aja… Klo mau langsung sekalian berangkat, tiket Anda akan disiapkan oleh pemberi beasiswa, berarti Anda tetap harus membeli tiket untuk anggota keluarga. Kalau Anda membawa istri & satu orang anak, maka Anda harus mengeluarkan kocek lagi sebesar $600 – $1200, tergantung maskapai dan kota tujuan.

6. Accommodation

Cari tau tempat tinggal disana seperti apa. Anda bisa nyari via google ato kenalan yang udah duluan kesana. Biaya sewa rumah/unit di Australia biasanya sekitar $150 – $250/minggu. Bayarannya perbulan, dan dibulan pertama, Anda harus membayar uang jaminan yang besarnya satu bulan sewa. Jadi klo besarnya uang sewa $1000, maka besarnya uang yang harus dibayar pada saat Anda sampai disana adalah $2000.

7. Beli uang yang bakal dipakai disana.

sebaiknya, jauh-jauh hari sudah mempersiapkan uang cash yang akan dipakai disana. Cari tahu berapa biaya hidup perbulan disana. Sangat disarankan Anda membawa uang cash, minimal senilai 1 bulan biaya hidup disana.
Cek selalu money changer  untuk mendapatkan nilai kurs terbaik.

8. Pastikan Anda mempunyai versi digital semua dokumen Anda

akte kelahiran/ paspor/ ktp/ sim/buku bank/ dll
Anda tidak akan pernah tahu, kapan butuh dokumen ini

9. Pengen video call murah dengan keluarga di Indonesia?

Install Skype dan langganan paket internet unlimited. Gak rugi bayar 150rb/bulan, tapi bisa telpon sepuasnya :)
Bisa install di PC/Laptop. jangan lupain web-cam yah :)

Saat Keberangkatan / Setelah Sampai

1. Saat di Bandara

Siapkan uang rupiah untuk membayar pajak bandara, porter ato mau makan selama nunggu pesawat. secukupnya aja yah :)
Sebaiknya pakai tas pinggang yang gak terlalu besar buat nyimpen paspor/dll… jadi gak sibuk bongkar-bongkar tas pas ada pemeriksaan :)

2. Cari tahu Anda berangkat dari terminal berapa. Klo membawa anak kecil, ada baiknya membawa stroller… lumayan daripada digendong pas dia lagi rewel…

3. Pas dah nyampe, siapin uang untuk

- Membayar taxi dari bandara ke tempat tinggal, jika tidak ada yang menjemput anda
- Membayar initial payment dari tempat tinggal Anda
- Membuka rekening tabungan disana –> WAJIB.
- Membeli keperluan kamar/rumah disana
- Membeli perangkat telekomunikasi selama disana
- etc.. etc… ya Anda bisa kalkulasikan sendiri :)

4. Anda mungkin harus membeli kendaraan disana. Siapkan uang lebih. Cari tahu melalui milis orang-orang Indonesia yang sudah lebih dahulu tiba disana

5. Cari agen yang bisa transfer uang dari Indonesia ke negara tujuan. Cari Agen yang memang bisa dipercaya.

Untuk yang ke Australia, bisa percayakan sama kanggaru.net

6.Lapor ke Konjen RI.
Biar Anda terdata sebagai warga negara RI. Klo ada apa-apa, gampang dievakuasi :)

Sekian dulu… selamat berjuang semua :)

Pengajuan Beasiswa

Tahap Pengajuan Beasiswa (Waktu yang dibutuhkan : 6 – 12 bulan)

Setelah semua persiapan diatas beres, tahap berikutnya adalah nyari siapa yang mau bayarin Anda sekolah??

1. Cari tau mau pake beasiswa yang mana?

Banyak yang ngasih beasiswa, Google is your best partner…. Rajin-rajinlah googling :p

Yang paling banyak ngasih peluang adalah Dikti. Biasanya Dikti ngebuka pendaftaran disekitar bulan Juni-Juli, untuk keberangkatan di tahun depannya. Rajin-rajin buka website nya, dan pastikan semua dokumen yang udah disebutkan diatas udah tersedia. Pengalaman saya, waktu habis banyak di persiapan dokumen diatas.

2. Buat surat izin dari Rektor & Kopertis untuk mengikuti seleksi beasiswa (Khusus Dikti)

Dikti SELALU mewajibkan  pendaftar untuk mencantumkan Surat Izin Rektor DAN Kopertis, walaupun di surat edaran dibilangnya ATAU.Jadi, sebelum Anda mendaftar, pastikan Anda mendapatkan keduanya. Surat Izin Kopertis bisa keluar klo Anda menyertakan Surat pengantar Rektor beserta semua kelengkapan dokumen yang dibutuhkan. Jadi pada saat Anda mengajukan surat pengantar dari Rektor, pastikan Anda membuat 2 jenis, yaitu :

  • Surat Pengantar Rektor untuk Direktur Ketenagaan Dikti
  • Surat Pengantar Rektor untuk Koordinator Kopertis –> Menjadi Surat Pengantar Kopertis

Kalo semua Surat udah didapat, janagn lupa SCAN & Foto Copy.

3. Tahap Pengajuan Beasiswa. (Waktu yang dibutuhkan : 6-12 bulan)

a. Pendaftaran

Daftar beasiswa di websitenya masing-masing. Upload semua dokumen yang dibutuhkan. Pastikan tidak ada dokumen yang udah kadaluarsa (biasanya sertifikat TOEFL/IELTS). Setelah daftar on-line, biasanya Anda masih diwajibkan untuk mengirimkan berkas/dokumen tadi ke kantor penyelenggara, misalnya Dikti. Walaupun penyelenggara memperbolehkan mengirim berkas via Pos, tapi akan jauh lebih aman kalau Anda dapat mengantarkan dokumen itu secara langsung… Kenapa??? Karena Anda akan mendapatkan bukti penerimaan dokumen. Bukti ini JANGAN SAMPAI HILANG!!

Oh iya, sebelum Anda mengirimkan dokumen ini, sangat dianjurkan Anda membuat 2 copy setiap lembar dari dokumen ini. Satu copy serahkan ke SDM sebagai dokumentasi kampus, satu copy Anda pegang.

Pengalaman menunjukan kalau Dokumen ini bisa hilang di tempat penyelenggara. Kalau ini terjadi, Anda tinggal menunjukkan bukti penerimaan dokumen dan menyerahkan kembali foto-copy dari dokumen tadi.

b. Seleksi Dokumen

Sebulan setelah penutupan, akan ada pengumuman tentang siapa saja yang secara dokumen memenuhi syarat, siapa yang nggak. Klo menurut Anda dokumen Anda sudah lengkap tapi ternyata masuk kedalam daftar yang dokumennya kurang lengkap, maka Anda dapat konfirmasi ulang ke penyelenggara dengan membawa kembali semua dokumennya. Biasanya sih diterima.

c. Wawancara

Beberapa bulan kemudian akan terbit pengumuman seleksi wawancara. Perhatikan jadwal dan persyaratan yang harus dibawa kembali. Biasanya yang harus dibawa :

  • Surat Izin Rektor untuk mengikuti wawancara
  • Letter of Offer terbaru
  • Email conversation Anda bersama calon supervisor yang berisi tentang diskusi topic riset Anda. Klo nggak, bisa diganti oleh surat pernyataan persetujuan topic riset dari calon supervisor.
  • Proposal riset terbaru
  • Daftar riwayat hidup

Klo dari Dikti, biasanya akan ditekankan bahwa program beasiswa hanya akan berlangsung selama 3 tahun, dan tidak dianjurkan membawa keluarga. Jadi Anda jangan menunjukkan klo Anda sangat ingin sekali membawa keluarga, apalagi yang penganten baru…. Biar skalian honey moon…. Klo sampe seperti itu, berarti Anda akan masuk ke dalam daftar ELIMINASI!

Oh iya, udah jadi rahasia umum klo dana beasiswa kadang ngaret, jadi banyak-banyak nabung dulu…. :D

d. Konfirmasi Penerimaan

Sekitar bulan Februari / Maret akan keluar konfirmasi kalau Anda diterima. Nah, disini perlu nyiapin dokumen lagi, diantaranya :

  • Surat Pernyataan Rektor, klo Anda boleh berangkat
  • Surat Pernyataan Kopertis
  • Pas Foto 4×6. Klo laki-laki pake baju berdasi, klo perempuan pake baju formil. Khusus buat yang daftar ke Amerika, perempuan gak boleh pake jilbab.
  • Daftar riwayat hidup
  • Pernyataan tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain
  • Fotokopi Kartu pegawai yang dilegalisir

Detilnya mungkin berbeda-beda, tapi secara overall mirip lah… :p

Pengajuan Sekolah

Tahap Persiapan Pengajuan Sekolah (Waktu yang dibutuhkan : 6 – 24 bulan)

Nah, bagian ini nih yang paling LAMAAAA……, check this out

1. Mikirin Topik Riset

Gampang-gampang susah nih.

Anda harus nentuin kira-kira nanti mo ngerjain apa. Ini adalah kunci utama Anda untuk PDKT sama calon supervisor. Walopun ga ada jaminan bahwa topic ini akan dilaksanakan disana, tapi paling nggak, klo gak ada ini, Anda ga bisa ngedapetin sekolah sama beasiswanya… malah lebih repot kan???

Biasanya, biar gampang, pilihlah topic yang familiar dengan aktivitas rutin Anda, misalnya topic disekitar bimbingan Tugas Akhir, mata kuliah yang diajar, ato riset Anda akhir-akhir ini

Yang Anda harus bikin di tahap ini :

  • Proposal Riset (Inggris) : biasanya 3-5 halaman. Mirip kaya bikin proposal tugas akhir.
  • Abstrak Topik Riset : satu halaman
  • Study Objective : Berisi kenapa Anda mau sekolah lagi, alasan kenapa pilih topic tersebut. Kadang ada juga yang mewajibkan, kenapa pilih Negara/universitas tertentu.

2. Cari Calon Supervisor

Google is the best !! Cari tau supervisor yang banyak riset dibidang/topic yang Anda inginkan. Carilah beberapa alternative. Mungkin Anda tidak bisa memilih universitas, tapi klo Anda beruntung, Anda bisa mendapatkan calon supervisor di universitas yang Anda idam-idamkan :p

3. Ngehubungin calon Supervisor

Ini nih, yang bakal menentukan apakah Anda akan berhasil ato nggak. Klo Anda berhasil di tahap ini, maka kemungkinan buat ngedapetin sekolah udah 50%. Tapi klo nggak, yaaaa… 99% Anda harus nyari supervisor yang laen :p

Yang penting, klo email pertama Anda dibalas, berarti kesempatan buat PDKT bisa berlanjut.. Intinya, di-email pertama tersebut, Anda harus bisa meyakinkan calon supervisor bahwa Anda qualified, dan merupakan calon mahasiswa yang sangat ber-prospek.

Suatu hal yang lumrah, klo Anda memiliki beberapa calon supervisor. Sama seperti pacaran, selama belum menikah, ada beberapa orang yang punya beberapa pacar sebelum nikah :p

Setelah Anda mendapatkan persetujuan dari calon pembimbing mengenai rencana sekolah Anda beserta topic risetnya, jangan lupa untuk minta dibuatkan surat konfirmasi/persetujuan dari beliau bahwa topic riset Anda telah dibicarakan dan disetujui oleh beliau.

4. Cari tau jadwal pendaftaran

Lihat di website universitasnya kapan pendaftaran untuk mahasiswa baru dibuka. Daftar dengan mencantumkan semua persyaratan yang dibutuhkan. Untuk program Magister / PhD, biasanya Anda diwajibkan mencantumkan nama calon supervisornya. Oh iya, untuk pendaftaran biasanya kena biaya, biar gratis, maka akan lebih baik klo untuk urusan pendaftaran, Anda serahkan pada Agent universitas dikota Anda. Untuk universitas di Australia atau USA, Anda dapat meminta bantuan dari IDP.

Untuk biaya perkuliahan, Anda dapat menginformasikan di pendaftaran bahwa Anda akan menggunakan skema beasiswa. Biasanya proses pendaftaran kampus berbarengan dengan pendaftaran beasiswa.

Setelah pendaftaran selesai dan Anda diterima, maka Anda akan mendapatkan Letter of Offer, yang isinya kira-kira seperti ini :

  • Anda diterima di Jurusan tertentu
  • Calon supervisor
  • Besarnya tuition fee beserta Asuransi yang harus dibayar dimuka
  • Tanggal mulai perkuliahan à Pastikan perkuliahan mulai dibulan Juli / Agustus. Klo nggak, Anda bisa minta penundaan ke kampus yang bersangkutan. Bilang aja klo beasiswa baru bisa cair dibulan Agustus. Jarang sekali ada beasiswa yang mulai di bulan Januari. Nanti Anda akan mendapatkan Amended Letter of Offer

Persiapan Umum

Tahap Persiapan Prasayarat Umum (Waktu yang dibutuhkan : 3 – 6 bulan)

Yang ada disini adalah beberapa persiapan umum yang harus dipersiapkan oleh semua orang yang akan melanjutkan sekolah. Berikut detailnya.

1. Persiapan Bahasa Asing

Umumnya, kemampuan bahasa asing yang dinilai adalah Bahasa Inggirs. Kemampuan bahasa Inggris umunya dinilai dari skor TOEFL atau IELTS. Yang perlu diperhatikan adalah, pastikan Anda mengetahui skor minimal untuk jurusan yang Anda tuju. Engineering biasanya mensyaratkan skor minimal TOEFL iBT 90 dengan tidak ada Band dibawah skor 22. Untuk IELTS biasanya 6.5 dengan skor writing tidak boleh dibawah 6.0. TOEFL paper-based biasanya sudah tidak diakui. Jadi, sebelum Anda berfikir untuk melanjutkan sekolah diluar negeri, pastikan bahwa kemampuan bahasa Inggris Anda sudah mencukupi. Gak lucu kan klo gagal dapet sekolah / beasiswa gara-gara Bahasa Inggris tidak mencukupi. Kecuali klo Anda ingin melanjutkan sekolah ke Negara yang tidak menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, seperti Jepang, Jerman, Perancis, Korea, Cina, dll.

Untuk persiapan, Anda dapat menghubungi penyelenggara ujian TOEFL iBT / IELTS yang diakui secara Internasional, bukan local/nasional. Anda hanya akan membuang-buang waktu dan biaya jika Anda mengikuti pelatihan yang tidak diakui secara Internasional. Untuk TOEFL , Anda dapat menghubungi Balai Pelatihan Bahasa UPI Bandung, sedangkan untuk IELTS, Anda dapat menghubungi IDP.

Biaya ujian iBT / IELTS biasanya sekitar $150-$180/ujian. Hasil ujian akan keluar sekitar 4-8 minggu dari tanggal ujian, dan berlaku sekitar 1-2 tahun. Anda hanya dapat mendaftar ke perguruan tinggi menggunakan sertifikat TOEFL/IELTS yang diakui secara internasional dan belum kadaluarsa. Jadi, Anda harus bisa mempresiksi kapan Anda akan mendaftar dan kapan Anda harus mengikuti ujiannya. Oh iya, klo ternyata skor yang dibutuhkan kurang, ya… ujian lagi deh… trus jangan lupa bayar lagi yah :)

2. Persiapan ijasah, transkrip, dll

Tahap ini lebih mudah koq… Pastikan Anda memiliki salinan/fotokopi transkrip, ijasah yang sudah dilegalisir sebanyak mungkin. Kemudian jangan lupa membuat Ijasah/Transkrip yang udah diterjemahkan ke bahasa Inggris beserta fotokopi yang dilegalisir!! Ini penting, karena beberapa universitas mewajibkan calon mahasiswanya mencantumkan ijasah/transkrip yang sudah diterjemahkan oleh instansi resmi.

Beberapa dokumen yang sebaiknya diterjemahkan :

-          KTP

-          CV/Daftar riwayat hidup

3. Surat Rekomendasi

Untuk bisa daftar ke suatu perguruan tinggi, dan juga buat dapetin beasiswa, Anda harus memiliki surat rekomendasi. Nah, surat rekomendasi sangat dianjurkan dikeluarkan oleh pembimbing Anda sebelumnya. Sebaiknya sih yang gelarnya udah berjejer kayak kereta api :p
Alternatifnya, Anda bisa meminta surat rekomendasi dari atasan Anda, misalnya Dekan atau Wakil Rektor ato Rektor. Isinya kira-kira “merekomendasikan Anda untuk melanjutkan sekolah lagi”. Ada beberapa orang yang suka menulis sendiri isi surat rekomendasi untuk mahasiswanya, dan ada juga yang tau beres alias tinggal tanda tangan doank. Sebaiknya Anda tanya dulu ke yang bersangkutan, mau nulis sendiri ato tanda tangan doank :p

4. Bikin Pas Foto

Narsis Mode=ON!!

Bikin pas foto terbaru. Dandan yang rapi biar keliatan cakep / cantik (terserah, pilih aja sendiri).

Bikin semua format deh klo emang dananya berlebih…, dari mulai 2×3, 3×4, 4×6.

Klo emang ntar ada sisa, kan bisa buat dibagi-bagi pas jumpa fans, ato ditempelin di kartu nama :p

5. Bikin Paspor

Jadi berangkat ato nggak, tetep aja Paspor kayanya perlu banget. Bikin di kantor imigrasi. Gak usah pake calo, kecuali Anda kebanyakan uang. Yang perlu disiapin gampang koq…

i). Dateng langsung ke kantor imigrasi sepagi mungkin… tapi gak perlu juga jam 5 subuh udah disana… :p Pastikan Anda pake baju rapih… jadi klo pake kaos singlet, celana pendek plus sandal jepit, 100% Anda bakalan diusir walopun Anda pake Mercy.

Ini nih yang harus dibawa (Aslinya juga yah):

  • Foto Kopi KTP
  • Foto Kopi KK
  • Surat Rekomendasi dari atasan
  • Foto Kopi Ijasah
  • Foto Kopi Akte Kelahiran

Nah, begitu sampe sana, langsung ke kantin, beli Map seharga 10rb. Trus ke bagian pendaftaran, minta formulir. Isi lengkap. Oh iya, klo mo bikin paspor buat anak, jangan lupa minta formulir pernyataan untuk orang tua. Siapin materai 6000.
Klo dah diisi semua, ambil nomer antrian. Duduk manis sampe dipanggil. Klo dah dipanggil, ntar dapet kertas penerimaan, dan tanggal harus kembali buat foto sama wawancara.

ii). Datang lagi sesuai tanggal yang disuruh. Langsung ambil nomer. Duduk manis sampe dipanggil buat bayar. Siapin uang 250rb-an buat bayar. Klo dah bayar, duduk manis lagi sampe dipanggil. Oh iya, jangan pergi keman-mana walopun nomer masih jauh. Klo kelewat, gak bisa nyerobot masuk gitu aja… Anda bakal dimarah-marahin sama satpam disana gara-gara nomer Anda kelewat :p Pastikan Anda pake baju berkerah dan gak pake baju warna putih.

Kalo udah, Anda akan dapet kertas kecil lagi yang meminta Anda dateng di tanggal tertentu buat ngambil paspor yang udah jadi.

iii). Dateng lagi buat ngambil paspor. Ga usah ngambil nomer antrian dan bisa diwakilkan.

6. Tambahan Persiapan Dokumen buat yang mau ngambil beasiswa Dikti

  • Jabatan Fungsional Akademik / JFA

Pastiin udah punya, minimal Asisten Ahli / AA. Klo belum punya, walopun di persyaratan gak ditulis, tapi yang gak punya JFA kemungkinan besar gak bakalan lolos seleksi administrative.

  • NIDN

Pastiin udah punya NIDN. Klo gak punya NIDN, nanti bakalan dapet kesulitan pas bikin surat pengantar dari Kopertis.

  • Home Base

Pastiin Home Base Anda sudah dipindah ke lokasi kampus Anda sekarang. Coba cek dulu ke Fakultas deh..

  • Jurnal Ilmiah

Minimal pernah bikin tulisan di Jurnal apapun deh, walaupun belum terakdreditasi. Proceeding gak diitung yah…. :D

7. SCAN!!! SCAN!!! SCAN!!!

Jangan lupa buat nge-scan smua dokumen yang Anda dapet di tahap ini!!  Trus Foto-copy juga…. Klo memungkinkan, Legalisisr!!

8. Nabung

Dari persiapan sampe berangkat, keuangan akan sangat terkuras. Oleh karena itu pastikan Anda nabung…. Paling nggak, siapkan antara 15 – 30 juta, karena Anda butuh untuk pembayaran Asuransi tambahan, tiket , pembuatan Visa, pembuatan paspor, terutama  bagi yang akan membawa keluarga.

9. Siapin Waktu Luang

Persiapan sampe keberangkatan bakalan nyita banyak waktu, oleh karena itu, jangan kebanyakan ngajar…. Biar bias konsen ngurus persiapannya

10. Daftar Faculty Development Plan

Pastikan nama Anda sudah tercantum di FDP. Misal klo Anda rencana berangkat tahun 2015, maka Anda harus tercantum di FDP 2015. Anda harus mulai melakukan persiapan paling telat tahun 2013.

Road to Scholarship

Ayooo sekolah…… :)

Banyak yang nanya, gimana cara dapetin kesempatan buat ngelajutin sekolah , terutama diluar negeri sama buat dapet beasiswanya. Sebenernya kesempatan untuk mendapatkannya cukup besar, tapi bagaimana memulainya itu hal yang paling sulit.  Oh iya, apa yang saya tulis disini merupakan pengalaman pribadi. Pada kenyataannya, Anda mungkin akan menemui beberapa perbedaan. Bagi yang udah dapet beasiswanya, monggo untuk share disini yah….

Secara umum ada 4 tahapan yang harus dilewati, yaitu :

  1. Tahap Persiapan Prasyarat Umum
    Disini Anda harus menyiapkan segala macam hal-hal yang merupakan prasyarat dasar. Akan sangat menyita waktu dan Anda harus memaksakan diri Anda untuk memulainya…
  2. Tahap Pengajuan Sekolah
    Cari tau, pengen sekolah dimana… Google is your best friend..
  3. Tahap Pengajuan Beasiswa
    Ini nih sumber uangnya… jangan sampe kelewat
  4. Tahap Persiapan Keberangkatan
    Apa aja yang kira-kira harus disiapin…

Klik tiap judul untuk lebih detilnya yah…

Smoga bermanfaat :)

Oh iya, satu tips yang ga boleh dilupakan, Selalu berkoordinasi dengan SDM. InsyaAllah lebih lancar :)

Reviving Death Files

Mungkin karena grogi, panik, dll maka kadang kita gak berpikir panjang sebelum melakukan sesuatu… Baru banget terjadi sama saya…
pas kemarin mertua meninggal, terbersit niat untuk mengabadikan prosesi pemakaman tersebut dengan kamera digital… Tapi pada saat akan diabadikan, di layar LCD tertulis bahwa sisa memory hanya mampu menampung 5 foto…. panik dan grogi brcampur jadi satu, karena selain foto, saya juga harus merekam video. Kalau dihapus satu-satu kelamaan, tadinya ada keinginan untuk memindahkan datanya terlebih dahulu, tapi laptop ada di tas dan prosesi pemakaman sudah akan dimulai. Sempat teringat bahwa sebulan yang lalu pernah menyalin isinya ke laptop, akhirnya dengan rasa PD karena sudah sepakat dengan istri, saya format memorynya..
Saya merekam prosesi pemakaman dengan sedikit rasa bersalah karena tidak sempat memindahkan dulu isinya. Ternyata perasaan bersalah itu benar, sepulang dari makam istri baru bilang kalau dimemory itu sempat terekam momen-momen terakhir ayah mertua sedang bercengkrama dengan anak saya. Serasa disambar petir di siang bolong!! walhasil seharian pikiran saya sudah gak fokus. Berbagai macam kata “Kenapa…” hilir mudik dikepala saya…
“Kenapa gak foto aja dulu seadanya, ntar pas senggang hapusin deh file2 yang udah di backup”
“Kenapa gak hapus aja file video yang ukurannya paling besar”
“Kenapa gak dibackup dulu sebelum acara”
“Kenapa gak teliti….” dll
Sampai malam, setelah semua tidur, saya masih tidak bisa tidur karena dihantui rasa bersalah. Akhirnya karena penasaran, saya cari di google apakah ada program yang bisa mengembalikan data di storage yang sudah terformat… dan ternyata Alhamdulliah ternyata ada… :)
begitu selesai membaca artikel itu saya langsung bisa tidur :p

Besok paginya, saya langsung men-download program-programnya. Ada beberapa program yang saya coba… ini reviewnya.
1. Diskdigger (http://dmitrybrant.com/diskdigger)
Program ini cukup gampang dipakai, portable dan yang terpenting GRATIS :)
Program ini dapat mengembalikan file pada storage yang sudah dihapus ataupun diformat dengan catatan, belum ada file lain yang menimpa lokasi file yang akan dikembalikan.
Kelemahannya adalah, pada saat kita akan me-restore file video, kita harus menyebutkan berapa ukuran file videonya, sehingga kalau ukuran yang kita tulis < ukuran sesungguhnya, video akan dipotong. Jika file yang di-restore lebih kecil dari ukuran yang kita tulis, maka file tadi akan seukuran file yang kita tulis.

2. EASEUS Data Recovery (http://www.easeus.com)
Program ini lebih smart daripada diskdigger, tapi HARUS BAYAR :(
Program ini dapat menampilkan file dalam bentuk biner maupun hexa, kalau-kalau ingin dilakukan koreksi bit

3. Recuva (http://www.piriform.com/recuva)
Program ini mirip EASEUS, mudah digunakan, user friendly dan GRATIS.
dengan ini, sekitar 90% file masih bisa dikembalikan dan akhirnya golden memory pun tidak hilang sepenuhnya :)

Next time saya akan review software yang lain

Setting Outlook untuk webmail

Untuk rekan-rekan yang kesulitan men-download email dari webmail, berikut adalah tutorial singkatnya… semoga ada sedikit pencerahan :p
Oh iya, Sistem Operasi yang dipergunakan adalah Windows XP.

1. Pastikan sudah terdapat Microsoft Outlook pada PC / laptop. Biasanya jika sudah terinstall Ms. Office, secara otomatis Ms. Outlook juga sudah terinstall.
2. Masuk ke Control Panel, dengan cara Klik START -> Control Panel, kemudian pilih Mail
controlpanel
3. Pilih E-mail Accounts
mailsetup
4. Klik New, kemudian beri checkmark pada Manually configure server or additional server types. Kemudian Klik Next
new1
5. Pastikan pilih Internet E-mail, selanjutnya klik Next
new2
6. Masukkan informasi yang dibuthkan agar mail server dapat dikenali oleh Outlook :
- Your Name : Nama Anda sebagai pemilik account email
- E-mail address : alamat email Anda, bisa menggunakan alias kode dosen atau account email. Jika account login email Anda adalah 01800810, maka alamat email Anda adalah 01800810@ittelkom.ac.id
- Account Type : POP3
- Incoming mail server : mail.ittelkom.ac.id atau smail.ittelkom.ac.id
- Outgoing mail server : mail.ittelkom.ac.id atau smail.ittelkom.ac.id
- user name : account email Anda
- password : password account email Anda
new3
7. Klik More Settings, kemudian pilih Tab Advanced. Pastikan Leave a copy of messages on the server tidak dipilih, agar email dapat langsung dihapus begitu email tersebut telah di download ke PC/laptop Anda. Jika sudah, klik OK
moresetting
8. Klik Test Account Settings. Jika tidak ada masalah, maka tampilan seperti ini yang akan tampil.
new4
9. Klik Next, diikuti Finish. Sampai tahap ini, proses pengaturan account email di komputer telah selesai dilaksanan.new5

10. Oke, tahapan selanjutnya adalah mencoba men-download email dari webmail ke Outlook. Buka Ms. Outlook. Secara default, Outlook akan otomatis men-download email setiap pertama kali dinyalakan, dan secara periodik akan memeriksa email pada mail server dan mendownloadnya. Jika Anda ingin men-download secara manual, Anda dapat meng-klik tombol Send/Receive atau tombol F9.
selesai

Sampai disini, proses pengaturan account sudah selesai.
Anda dapat mulai mengirim email dengan cara meng-klik tombol New dan mempergunakannya seperti Anda mempergunakan Webmail.

Semoga sedikit membantu

Setting VPN di Windows Mobile 6.1

Udah punya PDA Windows Mobile?
Pengen browsing di PDA tapi gak pengen keluar pulsa?
Pengen browsing pas rapat tapi gak bawa laptop? :D
Pengen cek email langsung di PDA?

Gak bisa connect ke VPN pakai PDA??? hehehehe klo gitu ikutin cara ini yah…..

1. Pastikan udah punya PDA nya…. klo belum bisa pinjem dulu :p
2. Pastikan PDAnya Windows Mobile, bukan Palm, BlackBerry, Strawberry, BlueBerry atau Berry-Berry :D
3. Pastikan PDAnya ada fitur Wi-Fi dan bisa diaktifkan
4. Pastikan batrenya cukup… soalnya kalau abis batre gak bakalan bisa :D
6. Aktifkan Wifi, caranya
- Klik Start –> Settings. Pilih Tab “Connections”
- Klik “Wireless Manager”, kemudian klik “Wi-Fi”
- Device akan mencari AP terdekat, jika ada beberapa AP, pilih “_ittelkom_”
- Jika sudah connect, maka akan muncul icon dengan 2 panah dibagian atas.

7. Aktivasi VPN
- Klik Start –> Settings. Pilih Tab “Connections”
- Klik icon “Connectios”
- Pada bagian “My Work Network”, klik “Add a new VPN Server connection”
- Ketikkan “it telkom” atau sembarang nama pada bagian “Name”
- Pada bagian “Host name/IP”, masukkan IP vpn server IT telkom
- “VPN Type” dipilih “PPTP”, kemudian klik “Next”
- Pada bagian “User name” dan “Password”, masukkan ID & password VPN Anda
- “Domain” dikosongkan saja. kemudian klik “Finish”

8. Setting Proxy Server
- Pada bagian “My Work Network”, klik “Add a new Proxy Server connection”
- Beri “Checkmark” pada “This network connects to the internet” & “This network uses a proxy server to connect to the internet”
- Pada “Proxy Server” isi dengan IP Proxy Server yang dipakai
- Klik “Advanced”
- Klik di “HTTP”
- isi “Server” dengan IP Proxy dan “Port” dengan port proxy
- username dan password bisa dikosongkan
- Klik “OK”

8. Memulai Koneksi
- Pada bagian “My Work Network”, klik “Edit my VPN Servers”
- tap lama di nama vpn connection hingga keluar dialog box, pilih “Connect”
- Buka browser… siap surfing deh…

9. Memutus Koneksi
- Pada bagian “My Work Network”, klik “Edit my VPN Servers”
- tap lama di nama vpn connection hingga keluar dialog box, pilih “disconnect”
- Matikan Wi-Fi

Notes :
- Koneksi Wi-Fi akan menghabiskan batrai PDA anda lebih cepat daripada yang Anda kira, jadi pastikan charger selalu berada didekat Anda :)
- Penulis tidak bertanggung jawab bila Anda keasyikan nge-net diruang rapat :)

Met mencoba :)

Restore SMS di Windows Mobile 6.1

Bingung mau hardreset PDA Phone tapi nggak tau cara ngerestore datanya?? klo masalah contact, calendar, notes, email, dll sih gampang… tapi SMS?? apalagi pada WM 6.1 yang udah thread-SMS, mungkin udah gak ada yang namanya menghapus sms karena inbox penuh… sehingga dijamin… SMS pasti banyak…

nah, klo kebetulan HARUS hardreset karena alasan terntentu, seperti mo ganti PDA ato emang udah mulai rewel, atau nge-hang, tentunya gak mau SMS ilang kan? semoga cara dibawah ini bisa ngebantu Anda yang mau nge-hardreset tapi gak ingin SMSnya ilang..

PREPARATION
1. Pastikan PDA sudah pernah di synchronized dengan PC / Laptop ke Outlook untuk membackup contact, calendar, notes, email, dll
2. Atau, kalau kebetulan lagi gak ada komputer, backup dengan program seperti resco backup atau PIMbackup ke memory-card
3. Buka File Explorer, trus buka folder Windows di My Device
4. Copy folder messaging ke storage card
5. klo udah, berarti PDA siap di Hard Reset

RECOVERING
1. Setelah di hardreset, synchronized ulang PDA dengan PC / laptop.
2. Atau recover hasil backup dari resco atau PIMbackup
3. Delete folder messaging yang ada di My Device\Windows
4. Copy folder messaging dari storage card ke My Device\windows
5. Buka applikasi SMS di PDA, trus klik inbox
6. Tada… wait and see, Windows akan merecovery conversation SMS. sabar aja. saya coba jika total inbox yang ada sekitar 1200 sms, maka waktu yang dibutuhkan untuk merestrukturisasi conversation sekitar 30 – 45 menit. waktu yang terlalu lama buat ngerestrukturisasi SMS. bandingkan dengan Palm yang mungkin cuma butuh waktu sekitar 5-10 menit buat merecover PDA setelah hard reset.

Semoga membantu :D